Melihat mereka yaang terlebih
dahulu hebat dariku semakin menyulut semangat ku, untuk menjadi aku yang lebih
tangguh. Aku selalu berusaha mencari kata2 yang dapat memotivasi diriku
sendiri, memang sulit untuk selalu mengkokohkan pondasi semangat dalam diri
sendiri. Hari ketika dimana aku akan menerima rapor pertama ku di SMA ANGKASA,
yaa SMA yang ada bapakku disana, berat, berat. Oke forget it udah ahh cukup.
Jangan bilang lagi kalok aku tertekan sekolah disana. jangan bilang lagi kalok
aku gak sanggup 3 tahun disana. jangan bilang kalok aku gak mampu. Sekarang
semuanya udah berubah, aku yang sekarang lebih tangguh setelah semester satu
ini. Target2 ku harus tercapai. Demi aku dan orang2 disekitarku yang
menginginkan aku sukses. Ketika aku tahu aku jauh dibawah mereka yang dekat
denganku, aku jauh jauh dan jauh sekali. Walau ayah tak menampakkan
kekecewaanya dan ibu tetap mengatakn bahwa ia bangga dengan apa yang telah kucapai.
Tapi aku tau didlam lubuk hatinya dan disetiap do’a akhir sholatnya ayah dan
ibu menyimpan harapan besar untuk ku kelak. Kadang aku dengan sadar atau tidak
aku malh menceritakan kehebatan mereka, dan malah semakin membuat ayah dan ibu
kecewa, mungkin. Setelah aku cerita malah penyesalan yang tak ada hentinya.
Sebenarnya apa yang aku harapkan dari cerita yang tak bermakna bagiku dan
terutam bagi mereka yang menyimpan harapan besar padaku. Aku malh mengagumi
mereka tanpa tau apa yang akan aku lakukan selanjutnya. Tak mengerti aku harus
berbuat apa selanjutnya setelah mengerti dan tahu kehebatan mereka. Yaa ini aku
yang hanya berhayal dan terkadang lupa merealisasikan hayalanya dengan usaha2
nnyata. Pagi ini masih dalm susana liburan, sebelum ayah pergi ayah menyerahkan
daftar nama siswa yang dapat peringkat lima besar, so pasti gak ada namku aku
jauh jauh udah dibilang jauh. Aku hanya diam tetap meneruskan pekerjaanku, ayah
menyebut salah satu sahabt dekatku yang juara satu, aku tahu secara tidak langsung
ayah menginkkan aku seperti itu. Apalagi malunya aku saat harus menemui ayah di
ruangangya disana ada bapak2 guru yang belum tahu dan langsung tahu ternyata
aku ankanya pak ini YANG BIASA biasa ajj, gak ada sepesialnya. Ayah dan ibu
yang menyimpan harapan besar untukku, tunggulah aku yakin dan percaya aku akan
memberikan yang terbaik, aku akn realisasikan hayaln2 ku dengan tindakan2 nyata.
UNTUK MENCAPAI SEBUAH KESUKSESAN DIBUTUHKAN KESABARAN DAN KETTEKUNAN DALAM
SETIAP PROSESNYA, itu kuncinya. Selalu do’akn kami. Amin.
0 komentar:
Posting Komentar